Sedikit demi sedikit kau mulai iris hati ini.
Semua kelakuan yang kau perbuat.
Semua tindakan yang kau jalani.
Tanpa sadar kau telah lukai.
Andai kau tau.
Betapa hati ini penuh luka.
Andai kau mengerti.
Betapa ingin ku hindari semua luka ini.
Namun.
Semua percuma.
Kini ku hanya mampu nikmati rasa sakit ini.
Kini ku hanya mampu nikmati rasa perih ini.
Dengan sebuah senyum palsu.
Yang selalu kuhadirkan dalam hari-hari ku.
Sabtu, 12 November 2011
#Penggalauan 10
Diposting oleh Fadil H. Atmojo di 06.37 0 komentar
#Penggalauan 9
Detik demi detik kini berlalu tanpa hadirmu.
Hampa.
Sepi.
Semua hal itu kini setia temani hariku.
Bersama mereka ku mulai lupakan.
hadir siluet dirimu yang membayangi
Diposting oleh Fadil H. Atmojo di 04.31 0 komentar
#Penggalauan 8
Hitam wajah langit.
Kini serupa dengan hitam, kelam hatiku.
Tak satu pun pahami.
Dan tak akan pernah ada yang mengerti.
Betapa perih luka dalam hati.
Saat kau menjauh pergi dari sisi.
Tanpa pernah datang kembali.
Bersama sakit dan sedih kini ku termangu.
Hanya sanggup melihat bayang dirimu yang pernah singgah di dalam hati.
Diposting oleh Fadil H. Atmojo di 00.38 0 komentar
#Penggalauan 7
Kisah yang dulu terjalin indah.
Kisah yang ku anggap sempurna di dunia.
Kini lenyap bersama rasa sakit dalam hati, bersama perih yang kini ku terima.
Kini yang tertinggal hanya bayang semu dirimu yang takkan lagi berubah jadi indah.
Diposting oleh Fadil H. Atmojo di 00.28 0 komentar
Jumat, 11 November 2011
#Penggalauan 6
Dekap angin malam mulai menusuk dada.
Saat kau tinggalkan diriku termangu sendiri.
Mungkin hanya dengan hangat peluk hatimu.
Mamapu hangatkan diri yang telah membeku.
Diposting oleh Fadil H. Atmojo di 10.14 0 komentar

